Pages

Tips Merawat Pakaian Berbahan Batik

Cara Merawat Baju Batik - Hal-hal yang perlu diperhatikan bagi anda yang baru memiliki atau yang mulai ingin benar-benar merawat baju batiknya gar tetap awet dan tidak mudah pudar. Pada pencucian pertama hingga ke tiga kali akan terjadi pelepasan residu dari proses pewarnaan batik sebelumnya. Itu hal yang wajar dan tidak mempengaruhi kualitas kain serta warna batik, karena itu bukan proses pelunturan.

Pakaian menjadi cepat rusak karena kebanyakan pemilik tidak mengerti cara merawat pakaiannya supaya awet dan selalu tampak baru. Hal paling mendasar untuk merawat pakaian adalah dengan mengetahui jenis kainnya. Setiap jenis kain memerlukan perawatan yang berbeda. Kemudian perhatikan juga label cara mencuci dan menyetrika yang biasanya terdapat di bagian dalam baju.

Memilih dan Merawat Batik yang merupakan produk asli bangsa Indonesia ternyata negara-negara lainpun tertarik dan diminati para fashion international. Sangat disayangkan jika hal ini terjadi pada Anda, apalagi pakaian yang Anda beli harganya tidak murah. Sayangnya tidak sedikit dari kita yang belum mengetahui cara mencuci serta merawat baju batik agar terlihat awet dan warna yang tidak cepat memudar. Batik berbahan sutra memerlukan perawatan yang lebih dibandingkan baju berbahan biasa. Perawatan pada baju batik ini untuk menghindari baju batik atau kain batik cepat rusak dan warna yang kusam. Sebenarnya merawat baju batik bukanlah perkara yang sulit, lalu bagaimana cara merawat baju batik kesayangan Anda? Tips cara merawat baju batik yang benar ini dapat anda jadikan referensi agar batik kesayangan anda menjadi terlihat selalu baru.

Tips Cara Mencuci dan Merawat Baju / Kain Batik

Tips Cara Mencuci dan Merawat Baju / Kain Batik


1.  Cuci Manual

Tidak bisa dipungkiri, mesin cuci adalah cara paling cepat dan praktis ketika cucian menumpuk. Selain itu mesin cuci dapat membuat pakaian lebih cepat kering dari biasanya. Serat dan warna pada batik akan rusak jika mencuci dengan mesin cuci. Namun dalam mencuci pakaian batik, sebaiknya cuci manual menggunakan tangan cukup di ‘kucek’ tidak perlu menggunakan sikat cuci.

2.  Gunakan Lerak Sabun
Saat mencuci pakaian dengan deterjen tangan Anda akan berasa panas bukan? Hal itu dikarenakan deterjen mengandung bahan-bahan kimia yang bersifat keras. Penggunaan deterjen dapat mengikis warna pada kain batik. Untuk mencuci kain batik, anda bisa menggunakan lerak sabun yang khusus untuk mencuci pakaian batik. Alternatif lain selain lerak sabun, anda dapat menggunakan shampo atau sabun mandi dimana kandungan bahan kimia lebih rendah dari pada deterjen sehingga aman untuk batik. Jika ingin menggunakan cara alami, rendamlah batik dengan air hangat kemudian gunakan kulit jeruk atau buah lerak untuk mencucinya.

3. Jangan diperas
Memeras pakaian yang telah di cuci bertujuan agar pakaian cepat kering saat di jemur, namun memeras pada baju batik yang telah dicuci membuat kain batik cepat rusak. Memeras kain batik yang telah dicuci membuat kain batik mudah rusak. Lalu bagaimana caranya agar kain batik tidak rusak? Caranya cukup menggantung baju batik yang telah dicuci atau bisa ‘mengibas’ kecil untuk menghilangkan air.

4.  Hindari sinar matahari langsung saat Menjemur
Menjemur pakaian langsung dibawah terik matahari memang dapat membuat pakaian lebih cepat kering, tapi lain halnya dengan pakaian batik.Warna dan tekstur batik akan rusak bila menjemur di bawah sinar matahari langsung.

5.  Lapisi saat menyetrika
Menyetrika memang menjadi keharusan agar pakaian yang kita gunakan terlihat rapi. Biasanya saat menyetrika langsung pada bahan tersebut, tapi jangan lakukan itu pada baju batik. Panas dari setrika dapat membuat tekstur dan warna kain batik menjadi rusak.

Simpanlah pakaian yang sudah rapi dan wangi di dalam lemari pakaian tertutup supaya tidak kena debu dan kotoran. Gunakan pewangi pakaian yang bisa digantung di dalam lemari atau gunakan kamper. Jika Anda tidak ingin repot, keharuman Downy yang tahan lama juga bisa diandalkan untuk membuat pakaian dan lemari Anda tetap terjaga keharumannya. Selain itu, pakaian sebaiknya diatur dengan rapi atau digantung dan tidak disimpan dalam lemari yang penuh sesak.