Pages

Tips Memilih Baju Wanita Berhijab

Bagaimana model baju wanita hamil berjilbab agar tetap modis dan elegan? Ada sebagian wanita yang saat hamil merasa kurang percaya diri dan jarang keluar rumah untuk melakukan aktivitas sehingga kemailan menjadi hambatan untuk bepergian. Sebenarnya dalam berpakaian ibu hamil yang berjilbab ada beberapa tips agar tampil percaya diri dan tetap terlihat modis. Ada beberapa tips yang patut dicoba.

Model baju hamil bagi yang berjilbab kebanyakan model yang ada biasanya akan terkesan gemuk. Apalagi bagi yang belum lama berjilbab, tentunya akan bingung pilih busana hamil untuk wanita berhijab. Tetapi kita bisa memadukan agar terlihat tidak gemuk dan tembem. Berikut beberapa tips baju wanita hamil berjilbab :

Tips Pakaian Bagi Wanita yang Berhijab

Tips Pakaian Bagi Wanita yang Berhijab


1. Pada usia kehamilan tua memang sulit mencari baju yang nyaman, tetapi bisa dengan memilih dengan menggunakan outer yang bagian depan terbuka yang nyaman. Pilih outerwear dengan material yang menyerap keringat dan nyaman digunakan. Jika perut sudah mulai membesar sebaiknya pilihan baju luar yang berpotongan terbuka di bagian depan agar tidak sesak. Potongan terbuka di bagian depan seperti parka, cardigan, atau jenis jaket lainnya lebih nyaman.

2. Agar memberi kesan tinggi, gunakan pakaian atasan yang dipadukan dengan rok span lurus tapi dilengkapi dengan lipitan-lipitan vertikal. Pilih bahan yang nyaman dan jatuh seperti bahan kaos. Potongan baju terusan flare yang agak lebar ke bawah sangat cocok untuk ibu hamil. Terusan longgar itu dapat menyamarkan bentuk perut yang akan memberikan efek langsing.

3. Pilih kombinasi warna atasan dan bawahan yang senada, sehingga tidak memberikan potongan yang tegas pada bagian pinggang agar kesan gemuk tidak muncul.  Dengan memadukan warna yang seiramadapat terlihat tubuh tampak langsing. Sebaiknya tidak memakai warna pastel, ini akan membuat anda terlihat pucat, jika memang ingin menggunakannya sebaiknya diberikan sentuhan lain seperti selendang ataupun pita warna warni.

4. Untuk alternatif pilihan bahan atau kain, bisa memilih satin atau bahan yang jatuh lemas. Dengan bahan satin, kesan feminin dan elegan akan tetap terpancarkan. Bahan satin juga cocok dikenakan dalam acara formal maupun non formal.

5. Jika usia kandungan sudah lebih dari lima bulan bisa membuat penampilan stylish dengan memakai belt di atas perut. Gunakan belt di bawah dada di atas perut agar nyaman dalam beraktivitas.

6. Pilihlah kerudung atau jilbab dengan menggunakan kerudung yang panjang menutup dada. Bisa juga ditambahkan memakai Scarf/Syal agar pipi tidak terlihat terlalu chubby.  Pilih kerudung yang nyaman digunakan sehari-hari.


Demikian beberapa tips memilih busana berjilbab untuk ibu hamil. Beberapa wanita  berhijab sering merasa bingung untuk memadu padankan pakaiannya saat berbadan dua. Ketika sedang mengandung, tubuh akan berubah menjadi lebih besar dari semula. Oleh sebab itu, semoga tips ini bermanfaat bagi perempuan hamil berhijab yang ingin tampil modis.



Tips Merawat Pakaian Berbahan Batik

Cara Merawat Baju Batik - Hal-hal yang perlu diperhatikan bagi anda yang baru memiliki atau yang mulai ingin benar-benar merawat baju batiknya gar tetap awet dan tidak mudah pudar. Pada pencucian pertama hingga ke tiga kali akan terjadi pelepasan residu dari proses pewarnaan batik sebelumnya. Itu hal yang wajar dan tidak mempengaruhi kualitas kain serta warna batik, karena itu bukan proses pelunturan.

Pakaian menjadi cepat rusak karena kebanyakan pemilik tidak mengerti cara merawat pakaiannya supaya awet dan selalu tampak baru. Hal paling mendasar untuk merawat pakaian adalah dengan mengetahui jenis kainnya. Setiap jenis kain memerlukan perawatan yang berbeda. Kemudian perhatikan juga label cara mencuci dan menyetrika yang biasanya terdapat di bagian dalam baju.

Memilih dan Merawat Batik yang merupakan produk asli bangsa Indonesia ternyata negara-negara lainpun tertarik dan diminati para fashion international. Sangat disayangkan jika hal ini terjadi pada Anda, apalagi pakaian yang Anda beli harganya tidak murah. Sayangnya tidak sedikit dari kita yang belum mengetahui cara mencuci serta merawat baju batik agar terlihat awet dan warna yang tidak cepat memudar. Batik berbahan sutra memerlukan perawatan yang lebih dibandingkan baju berbahan biasa. Perawatan pada baju batik ini untuk menghindari baju batik atau kain batik cepat rusak dan warna yang kusam. Sebenarnya merawat baju batik bukanlah perkara yang sulit, lalu bagaimana cara merawat baju batik kesayangan Anda? Tips cara merawat baju batik yang benar ini dapat anda jadikan referensi agar batik kesayangan anda menjadi terlihat selalu baru.

Tips Cara Mencuci dan Merawat Baju / Kain Batik

Tips Cara Mencuci dan Merawat Baju / Kain Batik


1.  Cuci Manual

Tidak bisa dipungkiri, mesin cuci adalah cara paling cepat dan praktis ketika cucian menumpuk. Selain itu mesin cuci dapat membuat pakaian lebih cepat kering dari biasanya. Serat dan warna pada batik akan rusak jika mencuci dengan mesin cuci. Namun dalam mencuci pakaian batik, sebaiknya cuci manual menggunakan tangan cukup di ‘kucek’ tidak perlu menggunakan sikat cuci.

2.  Gunakan Lerak Sabun
Saat mencuci pakaian dengan deterjen tangan Anda akan berasa panas bukan? Hal itu dikarenakan deterjen mengandung bahan-bahan kimia yang bersifat keras. Penggunaan deterjen dapat mengikis warna pada kain batik. Untuk mencuci kain batik, anda bisa menggunakan lerak sabun yang khusus untuk mencuci pakaian batik. Alternatif lain selain lerak sabun, anda dapat menggunakan shampo atau sabun mandi dimana kandungan bahan kimia lebih rendah dari pada deterjen sehingga aman untuk batik. Jika ingin menggunakan cara alami, rendamlah batik dengan air hangat kemudian gunakan kulit jeruk atau buah lerak untuk mencucinya.

3. Jangan diperas
Memeras pakaian yang telah di cuci bertujuan agar pakaian cepat kering saat di jemur, namun memeras pada baju batik yang telah dicuci membuat kain batik cepat rusak. Memeras kain batik yang telah dicuci membuat kain batik mudah rusak. Lalu bagaimana caranya agar kain batik tidak rusak? Caranya cukup menggantung baju batik yang telah dicuci atau bisa ‘mengibas’ kecil untuk menghilangkan air.

4.  Hindari sinar matahari langsung saat Menjemur
Menjemur pakaian langsung dibawah terik matahari memang dapat membuat pakaian lebih cepat kering, tapi lain halnya dengan pakaian batik.Warna dan tekstur batik akan rusak bila menjemur di bawah sinar matahari langsung.

5.  Lapisi saat menyetrika
Menyetrika memang menjadi keharusan agar pakaian yang kita gunakan terlihat rapi. Biasanya saat menyetrika langsung pada bahan tersebut, tapi jangan lakukan itu pada baju batik. Panas dari setrika dapat membuat tekstur dan warna kain batik menjadi rusak.

Simpanlah pakaian yang sudah rapi dan wangi di dalam lemari pakaian tertutup supaya tidak kena debu dan kotoran. Gunakan pewangi pakaian yang bisa digantung di dalam lemari atau gunakan kamper. Jika Anda tidak ingin repot, keharuman Downy yang tahan lama juga bisa diandalkan untuk membuat pakaian dan lemari Anda tetap terjaga keharumannya. Selain itu, pakaian sebaiknya diatur dengan rapi atau digantung dan tidak disimpan dalam lemari yang penuh sesak.

Beberapa Cara Membuat Bros Jilbab

Bros Jilbab untuk mempercantikkan diri ketika kita berjilbab biasanya dikenakan aksesoris seperti bros jilbab. Bros jilbab bisa dengan membeli atau membuatnya sendiri sesuai dengan keinginan kita sehingga dapat menambah percaya diri dalam penampilan saat mengenakan jilbab. Membuat Bros sendiri memiliki kelebihan karena kita bisa membuatnya sesuai dengan model yang ktia inginkan baik model bros terbaru ataupun model bros yang tidak ada di pasaran.

Bros merupakan aksesoris jilbab yang paling populer dan gemari oleh perempuan muslimah untuk melengkapi penampilan dalam busana berhijab. Selain bisa dipakai untuk memperindah penampilan, bros ini juga berfungsi untuk melekatkan atau menumpuk kain jilbab supaya tidak terbuka atau terlepas.

Membuat Bros sendiri sebenarnya mudah, dengan bahan-bahan yang mduah didapatkan sehari-hari seperti kain perca, kain flanel sisa-sisa, atau bahkan menggunakan botol plastik bekas. Nah kali ini kita akan coba memberikan cara membuat bros jilbab sendiri. Berikut beberapa bros jilbab yangbsia kita buat, silakan klik saja :

Membuat Bros Jilbab Sendiri

Membuat Bros Jilbab Sendiri



1. Membuat Bros dari Kain Perca
2. Membuat Bros dari Kain Flanel
3. Membuat Bros Manik-manik
4. Tips memadukan Bros Jilbab
5. Membuat Bros dari Botol Bekas
6. Membuat Bros dari Kain Batik
7. Membuat Bros dari Bekas Resleting
8. Membuat Bros dari Pita

Beberapa cara membuat bros diatas bisa anda coba dan bisa disesuaikan dengan kondisi atau kesibukan anda, karena ada beberapa yang dibuat dengan simpel ada pula yang memakan waktu yang lebih lama. Bros jilbab memang salah satu aksesoris hijab yang sangat populer sehingga setiap wanita berjilbab memang ingin tampil percaya diri dengan kasesoris jilbab. Namun perlu diingat agar menyesuaikan bros jilbab dengan warna dan juga model busana yang ktia kenakan. Kemana kita pergi pun berpengaruh pada pemilihan bros jilbab baik pergi ke pesta pernikahan, arisan, atau sekedar pertemuan santai tentu akan berpengaruh pada model bros yang ktia kenakan.

Bentuk Gaun pesta muslimah juga berpengaruh pada model bros yang dipadukan agar terlihat sesuai dan tidak menimbulkan kesan yang mencolok sehingga malah nantinya terkesan dipaksakan dan tidak matching. Demikian beberapa inspirasi cara membuat bros sendiri, semoga bermanfaat bagi anda yang ingin membuat bros jilbab sendiri. Salam


Cara Memilih Aksesories Pemanis Jilbab

Sebenarnya bagi para pemakai jilbab, tidak ada aturan tertulis yang menyebutkan pengunaan jilbab harus senada dengan pakaian yang di kenakan. Namun hal tersebut janganlah dianggap remeh. Mengingat jilbab Jilbab adalah sentuhan terakhir yang melengkapi atau merupakan kebutuhan penampilan Anda. Tidak Hanya bisa di gunakan di bagian dada , ternyata bros jilbab kini mulai sering di gunakan di bagian kepala untuk sebagai pemanis jilbab anda. Bros buang adalah bros paling mudah untuk di aplikasikan untuk setiap jilbab yang anda pakai , karena lebih mudah menyesuaikan dengan pakaian , sehingga membuat anda lebih cantik dengan memilih jilbab pashmina.

Aksesories memainkan peran penting untuk mempercantik penampilan. Kita dapat merubah penampilan yang biasa menjadi bersinar dengan menambahkan aksesories seperti gelang, kalung , cincin dan lain-lain. Demikian halnya dengan aksesories jilbab yang bisa menambah penampilan anda semakin cantik. Namun kita harus jeli dalam menentukan  aksesories yang tepat dengan jilbab yang kita pakai. Selain itu kita juga harus cermat dalam merawat aksesories agar awet dan selalu Nampak seperti baru. Dengan demikian, Anda bisa membuatnya semenarik dan sekreatif mungkin. Untuk itu diperlukan beberapa aksesori untuk memberikan aneka gaya pada jilbab Anda.

Cara Memilih Aksesories Pemanis Jilbab

Tips Memilih Aksesories Jilbab


1.       Padukan warna aksesories dengan jilbab yang Anda kenakan. Jangan takut memadukan warna kontras dengan jilbab karena bisa membuat penampilan kita lebih bersinar.
2.       Untuk pakain santai atau casual, anda bisa menggunakan aksesories bros bunga berbahan rajut atau bros yang lucu. Sedangkan untuk pakaian formal, gunakan gunakan bros berbahan batu atau logam yang cemerlang agar Nampak anggun.
3.       Untuk jilbab polos, cocok dipadukan dengan bros berukuran besar atau bros ceria atau bros dengan pernik yang rumit. Sedangkan untuk jilbab yang bermotif, lebih serasi dipadukan dengan bros dengan desain yang sederhana.
4.       Perhatikan penempatan aksesories jilbab. Untuk bros berukuran kecil sebaiknya dikenakan di samping atau di bawah dagu agar tampak lebih manis. Untuk bros yang berukuran besar sebaiknya dikenakan di bahu. atau diberikan syal atau scraf
5.       Gunakan peniti yang panjang dan tajam pada pengait aksesories jilbab agar tidak merusak jilbab. Selain itu akan memudahkan dalam memasang dan melepas aksesories.

Aksesori berjilbab, selain digunakan sebagai pemanis juga untuk membantu menahan bentuk jilbab yang kita pakai. Penggunaannya dapat disesuaikan dengan usia dan kepribadian masing-masing yang menggunakan.  Untuk usia di atas 25 tahun, sebaiknya jangan gunakan aksesori yang terlalu tabrak warna. Pilih yang cukup netral dan setengah formal. Sedangkan untuk usia di atas 40, jangan menggunakan aksesori terlalu meriah. Pilihan aksesori metal atau sifatnya netral, akan lebih baik.

Prinsipnya, pilih satu fokus, jika motif sudah ramai, pilih aksesoris polos saja. Jika jilbab tidak bermotif atau polos, Anda bisa menggunakan aksesoris yang lebih berwarna.

Jangan takut untuk menggunakan jilbab ke kantor dalam dua warna yang berbeda. Jilbab pertama disesuaikan dengan warna busana. Untuk jilbab kedua, padu padankan dengan warna dan corak yang semenarik mungkin. Jilbab yang kedua dapat dikreasikan, misalnya dapat dililitkan pada leher dan diberi bros atau jepit rambut berornamen. Untuk sekarang banyak diaplikasikan dengan ciput dua warna.

Ingin Membedakan Tas Asli dan Palsu (KW)? Ikuti Cara ini

Bagaimana cara membedakan tas asli dan tas palsu? Banyak orang bingung membedakan antara tas branded asli dan tas KW karena pada saat sudah banyak beredar tas-tas wanita modis yang menyerupai aslinya. Tas palsu yang disebut juga tas kw adalah tas yang modelnya menyerupai wujud tas aslinya namun sebenarnya berbeda di kualitas bahan dan harganya. Tas KW biasanya akan cepat rusak karena bahannya berbeda, dan hargapun biasanya terpaut. Tetapi dewasa ini memang sulit membedakan antara tas asli dan palsu.

Membedakan Tas asli dan palsu yang saat ini banyak beredar di pasaran memang susah-susah gampang. Kadang kita bisa tergiur adanya potongan harga padahal yang sebenarnya adalah tas KW. Nah kali ini kita akan memberikan cara membedakan tas asli dan palsu. Beberapa hal yang perlu diketahui untuk membedakan tas asli atau palsu ini :

Membedakan Tas Asli dan Palsu (KW)

Cara Membedakan Tas Asli dan Tas KW

1. Bahan dan Tekstur Tas

Tas asli kebanyakan beberapa merk ternama terbuat dari real 100% kulit, namun juga ada yang terbuat dari real 100% nilon. Tas kw kebanyakan menggunakan bahan kulit replica atau oscar. Tekstur kulit tas asli berciri-ciri: empuk, soft, dan jika didekatkan baunya terkesan apeg.

Misalnya. tekstur kulit pada tas Michael Kors yang asli sangat berbeda dengan yang palsu. Kulit yang asli berbahan saffiano dari kulit sapi dengan tekstur kulit bergaris-garis dan jika dipegang terasa empuk, sedikit berminyak dan kokoh kulitnya.

Tekstur kulit tas dibedakan menjadi :
     a. Epsom leather adalah tekstur kulit bergaris-garis diagonal hampir seperti saffiano leather (contoh : hermes)
     b. Box leather adalah tekstur kulit yang mulus (contoh : hermes,michael kors,dll)
     c. Togo leather adalah tekstur kulit yang menyerupai kulit jeruk (contoh : hermes)


2. Jahitan (Stitching)

Tas asli mempunyai jahitan yang rapi dan jarak antar jahitan sama. Tas kw pada jarak tiap anyaman jahitan akan berbeda, ini menandakan kualitas jahitan tidak diperhatikan. Struktur jahitan pada tas asli akan terlihat rapi termasuk pada setiap sambungannya.


3. Resleting

Pada tas asli, bahan metal dari resletingnya bagus, halus, dan memiliki tulisan atau logo brand. Di beberapa tas KW meskipun menggunakan logo pada resletingnya, biasanya strukturnya kurang rapi dan catnya mudah mengelupas atau pudar.


4. Pembungkus (Dustbag and Tag Price)

Dilihat dari dustbag atau plastik pembungkus tas asli yang menggunakan bahan yang mahal dan bagus. Di tiap brand mempunyai ciri dustbag tersendiri. Ada yang menggunakan nilon, ada yang menggunakan siffon. Di beberapa tas KW meskipun memiliki Dustbag tetapi biasanya bahannya sangat tipis dan mudah robek. Juga sablon brand dengan sablon biasa.

5. Nomor Seri dan Model

Tas Asli selalu memiliki Nomor Seri dan Nomor Model. Jika ada banyak pilihan, pastikan dalam 1 merk letak nomor serinya selalu sama, misalnya Hermes, nomor seri dan model selalu ada di dalam tas bagian dalam dengan cetakan timbul.

Itulah beberapa cara membedakan tas branded asli dengan tas palsu semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.